: Hujan di kelopak :

Standard

Padahal sudah kupunguti bulir merah  jambu dipipimu

hingga hujan hanya membayang pada sekeranjang doa yang tak pernah alpa melesat membersamai cahaya pagi yang masih belia

cahaya di sepenggal dhuha

cahaya putih matahari saat ia menggelincir dari atas kepala

cahaya senja ketika ia merona jingga

cahaya rembulan diawal sepertiga

dan sahaya-cahaya diantaranya yang kini karib bagi kelopak untuk mewartakan cinta,

mempersunting senyum dalam bulir air mata

“hujanku untukmu, begitupula doaku”

(06:19 am)

***

Terima kasih..

kalau saja kau ada di sini, aku ingin memelukmu

selama yang kumau

(06:47 am)

 

sumber gambar dari: http://www.stormchasing.ca/id6.html

Advertisements

11 thoughts on “: Hujan di kelopak :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s