SIM kelilling..(2)

Standard

# hari kedua

9 September! Harus selesai ngurus perpanjangan SIM. Berangkat lebih awal: jam 08.30. Nggak pake mampir ke Kebon Nanas karena aku maunya ngurus lewat SIM keliling jadilah pagi itu kami langsung ke Jl. Dewi Sartika.

Ternyata, begini prosedurnya:

  1. Serahin fotokopi KTP yang masih berlaku (2 rangkap) plus SIM asli. Kalo mau memperpanjang SIM C sama SIM A, fotokopinya KTP nya bawa 3 rangkap.
  2. Kita akan dikasih formulir (data diri gitu deh): diisinya harus pake hurup kapital en nggak boleh dicoret.
  3. Isi formulirnya en serahin ke petugas yang ada didalam mobil SIM keliling.
  4. Antri: nunggu nama dipanggil sama petugas. Kalo nama kita udah dipanggil, baru deh masuk ke dalem mobil. Didalem mobil pun ngantri dulu.
  5. Pas giliran kita: petugas akan konfirmasi perihal nama, TTL, alamat, dll yang tertulis di formulir yang udah kita isi sebelumnya.
  6. Habis itu, foto en cap sidik jari (jempol kanan en jempol kiri).
  7. Nunggu SIM-nya jadi, terus bayar deh.. Eh ada satu lembar kartu AKDP. Kartu asuransi keselamatan diri pengemudi. Habis tuh kita keluar mobil. Dan di sana ada seorang petugas yang akan melaminating SIM baru kita. Biayanya Rp5.000. itu nggak wajib kok. Kalopun kita nggak mau melaminating SIM kita, ya gak papa..
  8. Pulang deh..

Simpel kan? Cuman emang seharusnya ada temen ngobrol ato buku bacaan biar nggak garing =D.

Pagi itu aku berangkat sekita jam setengah sembilan kurang. Berdua lagi sama si dia (baca: adek pertamaku). Sampai lokasi sekitar jam 9 kurang. Begitu melewati gerbang, aku langsung turun en menuju mobil SIM keliling.

Oia! Fotokopi KTP! *Merogoh-rogoh tas mencari fotokopi KTP juga mengeluarkan SIM C asli yang sudah hampir habis masa berlakunya. TARAAA…!!! ‘barter’ sama petugasnya: aku nyerahin fotokopi KTP juga SIM asliku dan beliau ngasih formulir untuk ku isi.

*Nyari tempat yang adem buat ngisi formulir ini.

Jyaah.. penuh! Ya suwlah. Ngisi di tempat yang panas (sambil berdiri) –kena sinar matahari, maksudnya. Dan tiba-tiba, “Sini, mbak. Duduk aja disini”, ucap seorang bapak yang menawarkan sebuah kursi padaku. ~so sweet.. *lebay: modeon . “Harusnya mah yang muda-muda kek yang nawarin tempat duduk ke aku! Masa kalian nggak malu sama bapak paruh baya yang baik hati itu?”  (ngebatin)

Nah, kertas formulir itu kira-kira seukuran kertas folio tapi nggak bolak balik. Cuma ada dua sisi aja yang penuh dengan tulisan-tulisan. Kuisi formulir itu dan sempat kutanyakan pada seorang mbak yang juga sedang mengantri perihal beberapa poin yang tidak kutahu, “ini diisi nggak mbak?” *maklum.. ini kan pertama kalinya aku memperpanjang SIMku =D.

Ah iya! Berarti tahun 2006 yah pertama kalinya aku membawa Hotaru keliling kota Yogyakarta. Tapi belom semua penjuru Yogya sih, masih sekitar-sekitar kampus ^^b, pantai, kaliurang, godean, hm.. itu mah masih deket yak? =D

Paling jauh waktu ke Temanggung en ke Cilacap. Tiga jam sekali jalan. Hadeeh,.. ~pegelnyoo. Eh kenapa pula aku cerita tentang ini? Ah udah deh!

Dateng dari jam 9 kurang, tapi sampe jam 10.30 kok namaku nggak dipanggil-panggil ya? –.–“ . sebenernya sih bukan aku yang ngeh tentang hal itu, malah adekku yang ngeh kalo kakaknya ini kok lama banget dapet giliran, sampe dia SMS “teteh kok nggak dipanggil-panggil sih? Tanya gih sama petugasnya. Masa dari tadi udah beberapa orang yang datengnya telat tapi mereka malah dapet giliran duluan”. Hahaha.. kasian dia! Udah lumutan en bejamur nungguin kakaknya yang nggak dipanggil-panggil juga sedari jam 09.30 tadi.. =D

Mati gaya karena nggak bawa buku ato majalah. Akhirnya malah fesbukkan deh =D.. ngobrol sama SK di fesbuk en ber-SMS ria sama beberapa orang. ~Hh..

Intinya mah: kalo mau memperpanjang SIM A dan C di Jakarta, mendingan ke SIM Keliling aja. Adekku itu memperpanjang di Kebon Nanas ditarik biaya lebih dari Rp200.000. kemarin itu aku cuma bayar Rp150.000. Dan adekku bilang, “kalo memperpanjang SIM A sama SIM C seinget Ndi bayarnya lebih dari Rp300.000”.

Tapi ada yang lebih mengejutkan waktu temenku –namanya Putri- bilang, “Kamu bayar Rp150.000, neng? Aku cuman Rp75.000, tapi itu di daerah Bekasi sih”.. weew! Murah amat!

Buat temen-temen yang butuh kontak SIM keliling bisa hubungi nomor 021-5276001 atau SMS ke 1717. Nomor itu terpampang jelas di sebelah kiri mobil SIM kelilingnya.

Advertisements

2 thoughts on “SIM kelilling..(2)

  1. Wooo.. baru tahu loh kalau ada SIM keliling.. mel sampe sekarang belum punya SIM lho, tapi emang jarang nyetir sendiri sih, malees, hehee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s