Ternyata oh ternyata.. #2

Standard

 

Namanya Kikin. Dia alumni Undip. Yang ternyata dia adalah adek angkatannya Mba Dani (temen kosku yang sudah jadi PNS di Yogya). Kukira, Kikin ini angkatan 2004. Soale dia pake kaos yang ada tulisan Teknik Undip 2004-nya. Ternyata ….

“Aku angkatan 2006, mbak. Adek angkatannya Mbak Dani, tapi beda jurusan”, jelasnya.

“Ooh.. 2006 toh. Adek mbak juga ada tuh yang di Undip”, kataku.

“Oh ya? Siapa mbak, namanya? Siapa tau aku kenal. Hehe”, tanyanya.

“Shandy, dek”.

*sing.. terdiam beberapa detik*

“Shandy, mbak? Shandy Dwi Fernandi? Anak FE itu? Yang di Insani?”, tanyanya beruntun (plus ekspresi nggak percaya)

Heh? Hapal bener sama nama adekku. Jarang-jarang ada menyebutkan nama lengkapnya sewaktu tau kalo dia tuh adekku. “Iya. Kok kenal, dek?”, tanyaku.

“Shandy Insani kan, mbak?”, tanyanya lagi.

“Hm.. iya sih, dia pernah aktif di Insani”, jawabku.

“Ya ampun, mbak.. Jelaslah aku kenal! Aku kan pernah ke rumah mbak”, katanya.

Heh? Ke rumahku? Kok aku nggak tau? Kapan? –tiba-tiba muncul banyak pertanyaan.

“Ke rumah, mbak? Oh ya? Kapan Dek? oh.. Yang di Cirebon yah? Yang waktu kalian mau ke walimahan temen di Cirebon itu kan?”, gantian aku yang mengajukan banyak pertanyaan padanya.

“Hm.. Bukan, mbak”, jawabnya singkat.

–Lah, terus kapan dia ke rumah? “Kikin beneran udah pernah ke rumah mbak? Yang di Jakarta”, tanyaku nggak percaya.

“Iya, mbak”, jawabnya sumringah. “Aku pernah ke rumah mbak yang di Jakarta. Sama temen-temen juga kok, mbak”, jelasnya.

–Oalah.. Kukira kukira. *su’udzon gak penting*

“Ada acara apa Dek waktu itu?”, tanyaku penasaran.

“Hm.. kayaknya waktu itu ada seminar LDK apa ya, mbak?! Aku agak-agak lupa. Hehe, Kalo nggak salah, tempatnya tuh di UI. Eh di UI apa dimana y?”, jawabnya kebingungan. Aku ketawa-tawa aja ngeliatin ekpresinya.

“Ya ampun mbak.. Subhanalloh.. Ternyata dunia sempit ya mbak”, tambahnya lagi.

“Hehe.. Iya ya, mbak nggak nyangka kalo ternyata Kikin pernah ke rumah, mbak. Soalnya dia (adekku, red.) juga nggak pernah cerita eh pernah cerita ding, tapi dia nggak nyebutin nama-nama siapa aja yang dateng ke rumah”, kataku.

“Iya, mbak. Waktu itu mbak lagi di Yogya ya?”, tanyanya.

“Kayaknya iya deh Dek”, jawabku.

Ah! Dunia ini terlalu sempit untuk suatu ikatan yang bernama ukhuwah. Jadilah sejak saat itu kami bertukar nomor handphone dan akun di facebook ^^. Oia, Namanya Reny Galih Kinasih.Itu nama akunnya di facebook 🙂

~Senangnya mendapat saudara baru yang ternyata begitu dekat.

Namanya Kikin. Dia alumni Undip. Yang ternyata dia adalah adek angkatannya Mba Dani (temen kosku yang sudah jadi PNS di Yogya). Kukira, Kikin ini angkatan 2004. Soale dia pake kaos yang ada tulisan Teknik Undip 2004-nya. Ternyata ….

Advertisements

3 thoughts on “Ternyata oh ternyata.. #2

    • niefha

      iya. seangkatan sama adek yang pertama.
      *pantesan aja mereka saling kenal,
      ternyata…

      *eh, berarti bisa manggil “dek” ke Asop dong? hihi..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s