Bercerita padamu

Standard

Bercerita padamu malam itu, membuatku merasa jauh lebih tenang dari sebelumnya.

Tentang sebuah nama yang pernah kau dengar dariku di hari yang lalu juga tentang tugas akhirku yang sampai saat ini pun masih belum sampai garis finish. Tentang dia, dia, dia, dan mereka yang pernah menitipkan salamnya pada keluarga kita. Tentang sahabat-sahabat terdekatku yang tak sungkan untuk membantu ketika aku butuh pertolongan. Tentang kekhawatiranku bertemu dengan dosen pembimbing juga tentang harapan-harapanmu padaku.

bantuin mamah masak ^^

Bercerita padamu malam itu, seolah meruntuhkan segala keegoisanku selama ini.

Ingin melanjutkan hidup di bawah langit Yogya, ingin belajar dan berkarya di tempat yang kusuka, ingin ini, ingin itu, ~ah.. aku terlalu banyakΒ  ‘memintamu’ untuk meridhoiku.. Maaf.

lagi bongkar pasang henpon =)

Kemarin, kau memintaku untuk pulang lebih awal dari rencanaku kembali ke rumah. Dan saat itu juga, dalam hati aku berkata, “kalau saja bisa, aku ingin pulang sekarang juga”.. T.TΒ  *menyesal karena Mr. S belum selesai.

Ayah, maafkan anakmu ini,

yang belum bisa membuatmu bangga selaku anak pertamamu. yang sering meminta ini dan itu darimu. yang belum bisa menjadi contoh yang baik bagi mereka. yang pernah membuatmu kecewa atas apa yang dilakukan. yang pernah membuatmu terluka atas ucapan-ucapan tak sopan.

Maaf.. aku minta maaf.

di Putat

Ayah, tahukah kau? Aku semakin mencintaimu. Entah sejak kapan rasa itu tumbuh dalam hatiku, tapi yang pasti aku semakin tahu bahwa apapun yang kau lakukan untukku, itu semua demi kebaikanku: anak perempuanmu.

# Untukmu, Pah: Terima kasih..

*speechless*

Advertisements

16 thoughts on “Bercerita padamu

  1. Darmanto Muat

    hmmm…
    barusan umi juga telpon klo abi sedang sakit.. jadi meleleh air mata ini sekarang setelah baca ini mbak Niefha.. 😦
    Abi..umi.. mereka adalah motivator utama dlm hidup saya, tentu dg “cara” mereka sendiri, dan saya sebagai putranya hrs memahami bahwa mereka adl motivator sejati, dan saya yakin itu.. πŸ™‚ πŸ™‚

    sangat menginspirasi mbak..!!
    salam,

  2. detik ini juga titin nulis status YM:

    semua orang bisa menangis, bersedih, mengenang kepergian orang tersayang. tapi aku tidak bisa mengenang kepergianmumu seperti mereka, karena kau takkan pernah jadi kenangan. ^,^ #bapak

    aah, kangen bapak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s