Hotaru. Nggak cantik. Jilbab

Standard

Jumat pagi tadi. Berencana mau memandikan Hotaru dan ini hari kedua aku mendapat kunjungan rutin ba’da subuh dari Mas Maul. Oia, Mas Maul ini umurnya masih 4 tahun loh! eh hampir 5 tahun ding.  Jelaslah kalau dia belum baligh *sekedar kroscek. Well, karena hari Jumat itu adalah hari khusus untuk bersih-bersih, so pagi tadi aku berencana akan memandikan si hotaru, mengganti sprey kasur, dan mengepel lantai.

Sekitar jam 6 kurang aku keluar kamar.

Dan Maul bertanya padaku, “Ammah mau kemana?”

aku: “ammah mau mandiin motor ammah nih”.

Maul: “aku bantuin ya, Mah”.

aku: “hm.. boleh aja, tapi tanya ummi dulu ya, Mas Maul boleh bantuin ammah atau nggak (soale jam 06.30 dia udah harus sarapan en siap-siap berangkat ke PAUD).

Maul: (lari menuju kamar dan teriak) “Ummiii… aku boleh bantuin ammah gak? Mau mandiin motor”. *Weeh.. beneran minta izin ke umminya.

Maul: “boleh, Mah”.

aku: “oke! Yuk kita keluar..”

(menuju tempat parkir) daaaan JENG! JENG!

~Hadeeh.. si Hotaru ternyata ada di dalem. Hampir di pojok begitu. Gemana caranya aku ngeluarin tuh motor ya?

Maul: “Ayo ammah kita cuci motornya”.

aku: “Duh motor ammah di situ Mas (sembari nunjuk posisi si Hotaru). Hmm.. ini mah harus ammah keluarin satu persatu dulu. hehe. sebentar ya”

Maul:  (cuman ngeliatin  aku yang lagi ribet negluarin 4 motor)

*eh, sebentar ya. Cerita tentang ‘cantik’-nya belum ada. Ini masih prolog.*

aku: “Hm.. kayaknya motor ammah nggak bisa keluar nih Mas. Susah”. (karena memang celahnya sempit banget antara motorku dan kedua motor disampingnya).

Maul: “bisa, Mah. Ayo Mah..”

aku: “Hm..abi udah bangun belom Mas?”

Maul: “belum”.

aku: “yah, kalo gitu, kita nunggu abi aja ya. Biar abi yang ngeluarin motor ammah. Soalnya ammah nggak bisa ngeluarin motor ammah”.

Maul: “abi belum bangun, Mah. Sama ummi aja ya. Biar ummi yang bantuin ammah ngeluarin motor ammah”. (polos bener dah ah ngejawabnya)

~Hadeeh.. ya nggak bisalah, Mas. Secara ya, ummi kamu kan lagi hamil 6 bulan. Masa’ ammah minta tolong untuk gusar geser motor-motor itu.. –.–”

aku: “nggak bisa dong, Mas. Ummi kan lagi hamil”.

Maul: “bisa, Mah. Minta tolong sama ummi aja”.

aku: “nggak deh. Kita tunggu abi-mu bangun aja ya”.

Mendapat jawaban seperti itu, akhirnya ia memutuskan untuk jalan-jalan (sendiri) ke depan. Kuikuti dan ah! ada Koran Kompas hari ini. Kubuka halaman terdepan -dan Maul masih sibuk dengan dunianya sendiri.

aku: “Mas, sini deh. Gedungnya tinggi loh!”

Maul: (berlari mendekatiku) “apa Mah?”

aku: “ini Mas. Tuuuh, tinggi kan gedungnya..?” (sembari menunjuk sebuah gambar sebuah bangunan).

Maul: “iya”. (dan dia kembali sibuk dengan dunianya sendiri)

aku: “mas, gedung yang ini lebih tinggi loh! Liat deh..” *kenape jadi gue yang antusias ya??

Maul: “ah ammaaaah.. Itu kan gedung yang tadi”. (~jyaaah., gambarnya beda kali, mas)

aku: “Beda, Mas. Gedung yang ini lebih tinggi. Nih liat deh, lebih tinggi dari Masjid itu (sembari menunjuk Masjid Nurul Islam).

Maul: (tampaknya dia tertarik) “Mana?”

aku: “nih”. (sembari menunju gambar yang kumaksud)

Tapi tiba-tiba, komentar yang keluar dari mulutnya adalah, “Ini nggak cantik!”(menunjuk sebuah gambar wanita)

aku: (heh?)

Maul: “Ini juga nggak cantik!”  (menunjuk gambar yang berbeda)

aku: (ya ampun.. kita kan lagi bahas gedung. kenapa tibatiba jadi bahas mbak-mbak dikoran itu?

Maul: (masih dengan mimik yang sama)

aku: (masa yang kayak gitu nggak cantik sih Mas? Mereka kan model) “Kenapa Mas Maul bilang ‘nggak cantik’?

Tau nggak, jawaban seperti apa yag terlontar dari lisannya?

…. …. ….

Maul: “Ini nggak cantik! Ini juga nggak cantik! Nggak cantik, ammah.. Soalnya kan, nggak pake jilbab”.

aku: (terpana) “heh?” (‘cuman’ karena itu???) “Ooh.. berarti yang cantik itu kayak ummi yah?”

Maul: “Iya, yang cantik itu kayak ummi”. ~aaiih… so sweet bener kamu Nak!

…. …. ….

Maul: (melihat kearahku) “ammah juga. Yang cantik itu kayak ummi sama kayak ammah. Soalnya pake jilbab”.

*terbang melayang-layang dibilang ‘cantik’ sama Maul (GR: modeon)* hahaha..

# Mauul, Mauuul… ammah jadi tambah sayang sama kamu, Nak. Jadi anak sholeh ya, Nak..

Advertisements

22 thoughts on “Hotaru. Nggak cantik. Jilbab

  1. mas maul cakep deh…
    soalnya bisa ngebedain orang cantik sama nggak 😆

    *jadi mikir, gimana cara ummi mendidik anak sehingga bisa membedakan mana yg benar dan mana yang salah disaat seluruh dunia sudah salah kaprah

    • ~aiih.. ammah puji kan belum ketemu sama aku..
      sini dong ammah, main ke Annida.. ketemu sama ammah niva juga sama ummi aku. ammah niva punya permen loh! ammah mau? =D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s