Masih disini untuk setia

Standard

Teriakan pertama:

In-do-ne-sia.. dok. dok. dok. dok. dok (bukan lagi jualan mie dok-dok loh ya!)

Teriakan kedua:

Yeeeey!!!!  ^o^

Teriakan ketiga:

Yaaah… (nada kecewa)

Teriakan keempat kayaknya belum terdengar olehku deh.

Sementara orang-orang sibuk menonton pertandingan sepak bola, aku akan tetap setia bersamamu kok, Skrip. (ceritane lagi ngomong sama si skripsi). Rame-rame sama si Levo, berkas-berkas berbentuk mind mapping, ada si henpon, si bolu, si sapu, si kipas, minyak angin, alquran, galon, buku dan kawan-kawan..

Hh.. secara gitu ya, nggak ada tipi di kamar, nggak ada ruang bersama buat nonton, en udah nggak begitu tertarik lagi buat nonton sepak bola. Hohoho.. Jadi inget jaman remaja (baca: ABG labil) yang waktu itu aku naksir berat sama yang namanya Michael Owen.   >.<  sampe tak pake nama dia di email yang kubuat. Haha 😀 Eh, tapi aye lupa, nama emailnya tuh apaan yak? –.–”

Ya suw lah, semoga Indonesia menang ya.. ^o^

 

Advertisements

9 thoughts on “Masih disini untuk setia

  1. phylosophy kehidupan….ada malam begitu pula ada siang, ada yg saat ini diatas dan ada pula yang dibawah….ada yg hari ini sdg tertawa bahagia dan nun disana ada jga yang sedang dilanda kesedihan….tentunya kita harus memaknai ini dengan bijak….
    tak selamanya kita akan diberi kesedihan oleh-Nya….:-D
    bravo timnas…..bravo Indonesia-ku !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s