Reuni apa arisan nih?

Standard

Pagi itu henponku berbunyi. Ada sebuah pesan dari seorang sahabatku: menanyakan dimana rumahku. *asiik.. bakal reunian nih di rumah aye (logat Betawi). Kuberitahu nama daerah tempat tinggal (orangtua)-ku. Dan SMS SMS itupun berlanjut hingga menjelang siang.

Oh ya! Sahabatku ini seorang ibu sekaligus wanita karier. Bekerja sebagai pegawai negeri sipil di kementrian departemen pertanian RI, Jakarta. Begitu tahu aku sedang berada di Jakarta, muncullah ide untuk bersilaturahim ke rumahku.

Awalnya, ia menanyakan jalur angkutan umum (metromini, busway, kopaja, mikrolet, apapun itulah) dari kantornya yang berada di daerah Ragunan menuju rumahku di daerah Buaran. Kuberitahu sesuai petunjuk papahku (~hahaha.. kalo untuk urusan denah, rute, ato jalur angkot, he’s the best) –aku mah cuman tau daerah kalimalang (itupun cuman seperempatnya), rawamangun juga beberapa daerah yang sering kulalui semasa aku duduk di bangku sekolah. =p

Woro-woro ke orang rumah kalau kalau akan kedatangan tamu special *lebaydehloe! =D eh tapi beneran special. Soale udah enam tahun lebih namanya begitu familiar di telinga keluargaku dan akhirnya dia (memenuhi janjinya) untuk bersilaturahim ke rumahku.

Eh, baru inget. Daripada dia (pertama) naek angkot, mendingan kan dateng bareng sama dia (kedua). Sekalian deh reunian bertiga di rumah ini =). Hm.. tapi kayaknya mah dia pertama udah SMS SMS-san sama dia kedua deh.

Aduh, sebut nama aja deh ya biar nggak ribet. Well, dia pertama adalah Imoy dan dia kedua adalah Anis.

Imoy bilang, dia mau datang ba’da Ashar (sepulang dari kantor), tapi nggak nginep –soale Jumatnya masih hari kerja. Oke! Ndak papa kok Moy.

Ba’da dzuhur (lupa jam berapa) nama dan fotonya Anis terpampang jelas di layar si henpon. Waaah.. rupa-rupanya dia neleponku. Kuangkat dan JENG! JENG! Ternyata dia udah ada di tol (dan aku lupa nama tol-nya, hehe). Tanya rute ini dan itu, dan aku cuma jadi jubirnya papahku yang tahu rute per-tol-an daerah Jakarta dan sekitarnya.

Tak berapa lama, henponku berbunyi lagi dan lagi-lagi menanyakan rute setelah keluar tol Bintara harus ke arah mana. 😀 kea rah buaran aja, bu. Sedikit banyak memberikan penjelasan melalui telepon, buntut-buntutnya minta rute via SMS ajah ^^b. bae lah..

Tak sampai lima belas menit, ada telepon lagi darinya. “Chan, kami udah di depan buaran plaza yang ada carefournya. Terus kearah mana?”. *heh? Cepet amat nyampenya?. Kuberitahulah rute selanjutnya dan lima menit kemudian, “chan, udah di jembatan layang nih, terus kearah mana?” *wew.

Daaan.. kutunggulah mereka di depan rumah (biar ndak salah rumah, hehe). Masih berhalo-halo ria sama si Anis en JENG! JENG! Aku melihat sebuah sedan kecil yang dibawa oleh seorang laki-laki (siape tuh cowok ya? nggak mungkin juga a yagi ikut ke sini. Apalagi suaminya anis! Lah wong suaminya anis ada di kursi depan –sebelah pak supi- kok). Ya sudahlah..

Mobil diparkir dan keluarlah mereka satu persatu. JENG! JENG!

>.< cipika cipiki ala akhwat kalo lagi bertemu (sama Imoy en Anis doang loh ya!). Kedua ikhwan itu pun keluar dan ternyata mereka adalah suaminya Anis (mas Angga) en Ijal (adeknya Anis).

Wew. Rombongan begini jadinya.. kukira si bos (eh mantan bos bimo forsalamm) jadi ikut ke rumahku, ternyata nggak. Dan tentang ini, Imoy sudah menjelaskan apa alasannya.

Biasalah ya, yang pertama kali ditanya: gimana kabarnya? Berlanjut ke cerita cerita di masa lalu (mengenang masa-masa muda gitu deh.. =D ). Dan reunian itu pun dibuka secara tak resmi oleh kami bertiga

Bertukar cerita tentang berbagai hal. Mulai dari kabar temen KKN, para ‘tetua’ yang kami hormati, temen kuliah, temen seperguruan, tentang wanita karier, tentang LDR, tentang peran ganda antara wanita karier dan ibu rumah tangga (ini mah bagiannya Imoy yang angkat bicara) dan tentang hal-hal yang dekat sekali dengan dunia kaum hawa.

Yah, bisa ditebaklah ya: mas angga en ijal cuman bisa diam membatu. No comment cukup menjadi observer sejati. Sampai kemudian terlontar satu kalimat dari mas angga (diwakili Anis), “ini mah reuni ibu-ibu..” =D =D =D..

“eh, tapi kan yang udah jadi ibu baru dirimu, moy.. aku sama nichan kan belom jadi ibu”, kata Anis.

“oh iya ya.. baru aku doang ya yang jadi ibu?”, jawabnya innocent bgitu.

“kalo gitu, berarti ini reuni calon ibu en Moy, dirimu nggak boleh ikutan. Cuman aku sama Nichan aja”, kata si Anis.

~Hahaha.. ketawa ketawa aje deh saya mah. Mas angga sama Ijal geleng-geleng kepala kali yah? –.–!

“baru bertiga aja udah rame begini. Apalagi kalo ada Putri, Rachma sama Mbak Mirza. Tambah rame kali ya”, kataku.

“Iyalah Chan, eh, si putri gemana kabarnya? Rachma sama mbak Mirza?” –dan setelahnya, mengalirlah cerita-cerita tentang mereka. *insyaallah bukan ghibah kok.

Adzan Maghrib dan mereka (para ikhwan itu plus adekku) pergi ke Masjid. Jadilah selepas mereka pergi, kami berpoto-poto ria daaan.. sesi introgasi: aku ditanya ini dan itu. ~hadeeh.. kalo nggak nanya tentang skripsi, sidang, wisuda en buntut-buntutnya nanya ‘kapan nikah, chan?’. *~Hahaha.. doakan slalu saudarimu ini. Okeh?

Selepas Maghrib, niatnya mau pada pulang, eh enak aje langsung pulang! Mandat dari nyonya besar: kalian harus makan dulu sebelum makan. Mubazir nih kalo nggak dimakan.

Dan di meja makan itulah., suasana mulai mencair. Cerita tentang kerjaan Mas Angga, tentang Ijal yang kuliah di UNJ (seangkatan sama adek pertamaku), tentang cerita kehamilan dan keguguran, juga tentang pengetahuan terkait melahirkan seorang anak. wew!

Cukuplah aku menjadi pendengar setia saja. secara gitu ya, mereka berdua kan udah menikah dan pernah merasakan yang namanya ‘hamil’. Aiih.. bikin mupeng aja sih kalian ini.

Ah iya, tak terasa, sudah 2 jam acara reunian ini berlangsung. Udah kayak arisan aja dah ah! Ngerumpi sana ngerumpi sini *eh tapi kami ndak ngegosip kok =D..

Jazakumullah khoir atas silaturahimnya :’)

# dua jam takkan cukup untuk kita bertukar cerita..

Catatan 8 Desember 2011. Jakarta

Advertisements

6 thoughts on “Reuni apa arisan nih?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s