Happy Anniversary

Standard

26 tahun yang lalu

Menikahlah sepasang muda mudi berbeda desa itu di sebuah kota bernama Cirebon. Usia mereka relatif muda tapi keputusan untuk menggenapkan separuh dien itu pun dipilihnya. Maka, ditahun 1985 pun pernikahan mereka dilangsungkan.

Behind the Scene..

Alkisah, ada seorang laki-laki yang menyukai seorang teman perempuannya. Mulailah si laki-laki ini melakukan PDKT alias pendekatan pada gebetannya itu. Dari beribu cara yang ada, si laki-laki memilih satu cara untuk bisa mendapatkan sang gebetan: melalui seorang perantara –yang juga merupakan teman si lak-laki.

Alhasil, jadianlah si laki-laki dengan gebetannya tersebut. Komunikasi tetap berjalan: melalui surat (dulu mah belum ada henpon), dan si laki-laki ini tetap meminta bantuan temannya untuk menyampaikan surat-suratnya pada sang pujaan hati.

Untung tak dapat diraih, nasib tak dapat ditolak *halah..

Ceritanya mah, beberapa kali surat itu sudah beberapa kali ditujukan pada sang pujaan hati melalui sang perantara tapi entah mengapa, ternyata si pujaan hati justru jatuh hati pada sang perantara. ~jyaaah… gubrak!

Dan endingnya, yang ‘berhasil’ mendapatkan hati sang perempuan justru si perantara surat. Mereka pun menikah pada tanggal 25 Desember 1985. ~aiih.. kalo jodoh mah nggak akan kemana ya!

Pertanyaannya: kenapa malah si perantara surat yang menikahi si perempuan?

(1)    Karena takdir (ya iyalah..)

(2)    Karena udah jodohnya (hadeeeh.. jawaban yang laen nggak ada yah?)

(3)    Karena Allah sudah menghendaki demikian adanya (uhuk.uhuk!)

Oke! Tak kasih jawaban yang lain: karena yang mendapatkan ACC dari orangtua si perempuan (especially sang ayah) adalah si perantara surat.

Inti ceritanya: si perempuan ini adalah mamah. Dan si perantara surat ini adalah papah.

Terlepas dari ‘siapa yang jatuh cinta pertama kali?’, papah said, “papah mah to the point aja. Kalo mamah mau jadi pacar papah, ya ayo. Kalopun nggak, ya nanti papah cari yang lain. Hahaha…”.

“Tapi, prinsip papah mah: papah harus berhasil dapetin hati bapaknya dulu, baru deh hati anaknya. (~hooo… bgitu toh rupanya) makanya kenapa dulu tuh papah PDKT-nya ke abah dulu, baru deh ke mamah *sembari ketawa ketiwi.

Dan waktu dikroscek ke mamah, mamah manggut-manggut aja sembari senyam senyum.

Hihihi.. ada ada aja sih.

25 desember 2011

# Happy Anniversary for my mom and my dad J

Satu tahun dari pernikahan perak

Semoga tetep sakinah, mawaddah, warahmah. En pastinya barokah yah!

(baru bisa posting hari ini)

Advertisements

18 thoughts on “Happy Anniversary

  1. Selamat… selamat… selamat… Buat orang tuanya yang merayakan pernikahan perak. Mungkin suatu saat anakku juga akan menulis di blognya seperti ini untuk memberikan selamat kepada saya,,, 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s