Untukmu (di ujung pulau Jawa)

Standard

” Untuk seseorang di ujung pulau Jawa”

Lama kita tak bertukar cerita. Dan pagi tadi kau menyapaku: sekedar say ‘hello’ lantas obrolan santai itupun mengalir begitu saja.

Seperti membuka album foto: serasa semua kenangan yang ada berkelebat di alam pikiranku.

Pertama kali kita saling kenal, mengucapkan salam dan sapa sekedarnya hingga bertukar cerita macam sahabat pena :). Mungkin aku pernah menyesal mengenalmu yang ternyata usianya diatasku, tapi tenanglah, penyesalan itu sudah tak ada lagi. Karena Dia telah menggantinya dengan berjuta kisah dan semburat warna nan indah bernama ‘ukhuwah islamiyah’ ๐Ÿ™‚ .

Hei! Tadi aku belum menanyakan kabarmu ya? Hehehehe.. maaf ya.

Bagaimana kabarmu di sana? Masihkah amanah itu diemban olehmu? Masihkah kerinduan itu hadir seketika pada dia yang sangat kau cintai (yang telah pergi 2009 silam)?

~Ah, semoga kau baik-baik saja di sana.

maaf aku harus mengatakannya

memberitahukan sesuatu yang mungkin justru menyakiti hatimu

maafkan. maafkan aku ya.

katamu, “bagaimanapunย  juga, Niva akan tetap menjadi sahabatku. selamanya..”

*speechless

ya Rabb.. kupikir kau akan membenciku

kukira kau akan membalas dendam atas semua sikap burukku padamu

astaghfirullahal’adzhim,.. kenapa aku jadi bersu’udzon begini? T.T

kalimat itu begitu sederhana terdengar ditelingaku.

~ah! aku hanya mampu berterima kasih,

“terima kasih atas semua kebaikanmu padaku (juga keluargaku)”

semoga Allah slalu mencintaimu (dan mereka yang kau cintai..)

 

# saling mendoakan ya :’)

Advertisements

9 thoughts on “Untukmu (di ujung pulau Jawa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s