Dear my husband

Standard

katamu, “tak ada yang namanya kebetulan di dunia ini”

dan pertemuan kita pun bukanlah sebuah kebetulan belaka, bukan?

sungguh,

aku (sangat) bersyukur dipertemukan denganmu

: olehNya

dalam sebuah ikatan

yang bukan lagi seorang teman

bukan pula sahabat

bukan juga saudara

apalagi pacar!

maka

sejak saat itu

aku adalah pakaian bagimu

dan kau pun menjadi pakaian bagiku

a,

ajari aku untuk lebih mencintaiNya

mencintai RasulNya

mencintai hamba-hamba pilihanNya

mencintai segala yang dicintaiNya

dan mencintaimu sepenuh hatiku

Yogyakarta, 10 april 2012

Advertisements

16 thoughts on “Dear my husband

    • hehe.. belom sempet ngutik ngutik, Ki..
      btw, makasih banyakn ya bantuannya kemarin 🙂

      *terharu melihat ukhuwah diantara anak-anak Laskar 2009

      satu pertanyaan Ki: syarat jadi anggota laskar tuh apa ya?
      sempet bertanya-tanya: “kenapa saya gak jadi anggota laskar ya?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s