Ramadhan ~6 Hanya Diakhir

Standard

Katamu, hikmah itu datangnya diakhir

karena kalau datangnya diawal, yaa nggak seru ajah!

-bukan begitu?

Dan masih katamu, semua ini pasti ada hikmahnya

Pasti!

Itulah mengapa, setiap aku terjatuh, aku selalu mengingat kedua kalimat itu

kau bukan Tuhan. aku tahu itu

kau juga bukan peri di negeri dongeng yang mampu melakukan segala sesuatunya dengan tongkat sihir kelapkelip itu

kau bukan mereka

kau hanya seorang manusia

yang yaah tetap saja memiliki keterbatasan dan kekurangan

tapi itukan bukan mau-mu

itu pemberian dariNya

karena yang sempurna memang hanya Dia, iya kan?

Dia yang selalu kau sebut namanya dalam ritual-ritual ibadahmu

Dia yang selalu kau pinta tuk mengabulkan doa-doa terbaikmu

dan Dia yang memiliki segala kerahasiaan sesuatu yang bernama takdir

(smile)

terima kasih ya.

terima kasih slalu ada disini setiap keputusasaan itu hampir menjatuhkanku

terima kasih juga selalu mengingatkan bahwa ada amanah yang harus kuselesaikan

terima kasih atas kesediaan waktu mendengarkan ceritacerita yang (mungkin) menyita waktu istirahatmu

dan terima kasih slalu menguatkanku

seraya kau berkata bahwa diakhir nanti pasti ada hikmah dari apa yang kita jalani sampai sekarang ini

untukmu,

semoga Allah memberikan balasan terbaik dan berlipat

#dariku

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s