Cukupkanlah..

Standard

terkadang,

masih terasa menyesakkan setiap kali tahu bahwa dia (pertama), dia (kedua) atau mungkin mereka ternyata telah diberi amanah baru sebagai calon seorang ibu.

aih, betapa bahagianya mereka yang bisa berkomunikasi dengan makhluk kecil yang sedang tumbuh dan berkembang di dalam rahimnya

belum lagi senyum bahagia dari mereka yang akan menjadi nenek dan kakek,

juga mereka yang akan menjadi om dan tante dari makhluk kecil yang sedang dinanti kehadirannya..

pun senyum bahagia seseorang yang ‘selalu’ ada disampingmu.

entahlah,

rasanya semua tercampur menjadi satu

bahagia disatu sisi; saat mengetahui orang-orang terkasih diberi karunia seindah itu

namun (sayangnya) ada titik hitam yang seolah merusak semua rasa bahagia yang kau rasa terhadap mereka

~astaghfirullahal’adzhim..

~astaghfirullahal’adzhim..

~astaghfirullahal’adzhim..

hei, manusia!

seharusnya kau sadar,

rasa seperti inilah yang (mungkin) menyebabkanmu belum diberikan kepercayaan olehNya ‘tuk mengemban amanah baru itu

iri, mupeng, atau apalah itu namanya

penyakit-penyakit hati macam itu muncul karena kau kurang bersyukur atas karunia dariNya

kurang bersyukur

kurang bersyukur

kurang bersyukur

itu hanya akan membuatmu banyak mengeluh

membuatmu merasa tak beruntung

dan membuatmu selalu merasa kurang

maka,

pintalah padaNya agar hidupmu slalu dicukupkan

dan suatu hari nanti,

kau pasti akan tahu hmengetahui hikmah apa yang (ingin) Ia sampaikan

: padamu.

Advertisements

3 thoughts on “Cukupkanlah..

  1. Betul sekali mbak, terkadang rumput tetangga tampak lebih hijau dari rumput rumah kita, andai lebih banyak rasa syukur yang terucap pastilah tak perlu ada perasaan-perasaan lain semacam itu yang harus hinggap.
    Saya saat ini sudah 2,5 tahun menikah, menjalani pernikahan jarak jauh sejak bulan pertama pernikahan dan hingga saat ini juga belum dikaruniai anak, kadang sedih sekali mengingat banyak saudari yang sudah menggendong bocah lucu-lucu, tapi saya yakin Allah menyimpan begitu banyak pelajaran berharga bagi kami dibalik semua ujian ini 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s