Sinetron Indonesia

Standard

Ceritanya waktu itu lagi mindahin channel tipi, dan beralihnya si channel ke RCTI (mindahinnya sesuai nomor urut gitu deh, dari 1-10). Eh, ini bukan mau bahas RCTI-nya loh ya, tapi mau membahas sebuah settingan dan adegan yang ada di salah satu sinetron di sana. Judul sinetronnya itudiambil dari sebuah judul yang lagi ngehits soale si vokalis baru aja bebas dari bui.

Jadi gini ceritanya.

Di adegan itu, berlarilah seorang gadis (pemeran utama wanita) -yang aku nggak tau siapa nama dia di sinetron itu- dan seorang ibu (ini ibunya) yang terlihat kebingungan dan seperti ingin mencegah kepergian anaknya itu. Dan terjadilah percakapan antara ibu dan anak dalam logat Bahasa Sunda. Kayaknya nih ya, si gadis ini adalah gadis ndeso, secara gitu ya dia kepangan (rambutnya) en setelan pakaiannya sederhana gitu deh..

*terus adegan mana yang membuatmu terheran-heran Va?

Sebenernya sih waktu ngeliat adegan itu sekilas, rasanya aneh aja sama si aktris yang terlihat (seperti berusaha) bisa bicara Bahasa Sunda. Kayaknya si aktris harus belajar Bahasa Sunda deh *peace. Nah, yang membuatku terheran-heran itu adalah waktu mata ini melihat alas kaki yang dipake si gadis dalam sinetron tersebut memakai sepasang sendal jepit (yang ternyata sendalnya itu udah dia pake sedari ada di dalem rumahnya).

Oke! Beralih ke Sinetron laen. Tentang si tukang bubur 😀  (jadi inget bubur ayam langganan tiap pagi) yang ditayangin di channel yang sama. Coba deh perhatiin, pasti ad-daaa aja yang make sendal ke dalem rumah masing-masing.

Yah, kalo emang rumah itu beralaskan tanah, wajarlah ya kalo masuk ke dalem rumah pake sendal jepit, tapi kalo lantai rumahnya itu ubin ato keramik, kan aneh! (menurutku loh ya..).
.

Advertisements

10 thoughts on “Sinetron Indonesia

  1. ada beberapa orang yang memang lebih nyaman tetep pake sandal di dalam rumah mbak… biasanya sandal dalam dan buat bepergian beda..
    kayak teman kosku dulu misalnya, dia pake sandal jepit karena ga tahan hawa dingin dari lantai keramik, ada juga yang kebiasaan, macam2 alasan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s