Dear mamah..

Standard

Dear mamah..
Yang slalu menyiapkan sarapan dan merapikan rumah di waktu pagi, terima kasih..
yang slalu ingat akan hutangnya pada anak pertamanya ini (ah anak macam apa aku yang merasa masih butuh piutangnya dilunasi oleh ibu sendiri), maaf dan terima kasih..
Yang dapur dan kompornya slalu dibersihkan setiap selesai membuat sarapan atau makan malam, terima kasih..
Yang menawarkan bantuan tuk menyetrikakan setumpuk pakaian di dalam kamar, terima kasih..
Yang tulus memberikan saran desain ruang juga taman namun tetap bersabar stiap anak pertamanya ini memberi komentar egoisnya, maaf dan terima kasih..

maaf.
maaf ya mah belum banyak meniru kebiasaan kebiasaan baik mamah..
maaf juga kalau anakmu ini spontan berkomentar setiap mamah usul dan memberi saran..
maafkan belum menjadi istri yang baik seperti mamah..
maafkan hampir lima hari dalam seminggu tak ikut membantu mamah menyiapkan makan malam karna keegoisan ikut tahsin dan mengaji..
maaf belum sempat jalan jalan pagi barang satu kali.

Dear mamah..
Untuk saran dan nasihatnya,
Untuk doa tulus di setiap dzikirnya,
Untuk hadiah hadiah tak terduganya,
Untuk senyum dan tawanya,
Juga sedih dan tangisnya,
Terima kasih.. terima kasih atas cinta dan sayangnya
: pada kami, di sini.

# sampai sudah di jakarta

Advertisements

3 thoughts on “Dear mamah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s