14 Hari

Standard

Assalamu’alaykum, sayang..

Tepat 14 hari ya usiamu hari ini. Sedari pagi, rumah sudah ramai, Nak. Bukan karena banyaknya orang di rumah, tapi Nnin yang sudah beberes lebih awal dari hari biasanya. Lebih remponglah Nak maksud ummi. Hehe..

Cinta, hari ini insyaallah kita akan mengadakan aqiqahan atas kelahiranmu. Maafkan ummi, cinta. Tak banyak teman yang ummi undang. Hanya beberapa orang saja, itupun ayahabi yang mengundang mereka, nak. Bukan karena ummi tak mau mengundang, sayang.. ummi tak mau merepotkan saja, karena acara aqiqahanmu insyaallah akan dilaksanakan pada malam hari sedangkan teman-teman ummi rumahnya cukup jauh dengan rumah kita. Belum lagi ada dari mereka yang sudah memiliki balita. Hanya teman-teman ayahabi-lah yang diberitahu dan beberapa dari mereka berencana akan datang ke rumah kita.

Ayahabi bilang, om Abud sama om Arman mau datang. Om Andrie javs juga katanya mau dataang, tapi belum pasti. Om Rezalino sama tante Dinda juga mau datang katanya, cuman belum tau jam berapanya. Hehe.. wah rame nih kayaknya, nak.

Ba’da Maghrib, ibu-ibu pengajian sudah mulai berdatangan. Oh ya nak, aqiqahanmu ini hanya mengundang ibu-ibu pengajian saja. Jadi teman-teman ayahabi nantinya menunggu di depan, di ruang tengahnya Tumaritis.

Nnin Iwat juga mamang-mamang dan tante Endah datang menjelang maghrib –seingat ummi-. Nah kalo temen-temennya ayahabi datang ba’da maghrib; tapi yang dateng Cuma om Abud sama om Arman. Sayangnya, om Abud sama om Arman nggak foto sama kita ya, nak. Mereka di depan aja dan pamit duluan, khawatir kemaleman mungkin, nak. Oh ya, ada temennya Ota juga, ternyata. Yang sekaligus temannya alm. Mamang Fajar Arohman.

Alhamdulillah aqiqahanmu berjalan lancar, sayang. Fotonya ada di camdig ayahabi, nak. Jadi nggak ada yang diposting deh di sini, gak papa ya?

Tapi nak, ada satu berita duka yang waktunya bersamaan dengan acara aqiqahanmu ini, sayang. Ngki Dading, adik kedua dari Ngki Ono meninggal dunia sore tadi; sekitar jam 17.00.

Innaalillaahi wa innailaihi raaji’uun..

Ummi lupa nak, dari hari apakah Ngki Dading drop kondisinya. Pekan kemarin, Ngki Ono bilang, Ngki Dading diopname di RS. Kita nggak bisa ke sana, sayang. Karena kondisimu belum memungkinkan untuk pergi jauh, khawatir kecapekan. Ota, Nnin, tante bubun, tante silvi juga belum sempat menjenguknya. Baru Ngki Ono yang sudah beberapa kali ke tempat Ngki Dading.

Sayang, seperti mimpi di siang bolong. Tak percaya rasanya, nak. Rasanya baru beberapa hari yang lalu ummi melihat dan mendengar Ngki Dading mengobrol dengan Ngki Ono dan dede azka, dan baru saja sesaat kau lahir, Ngki Dading datang ke RS bersama dengan Nnin Isah. Itu pun datang di malam hari, ummi tak merasakan sesuatu yang aneh, nak. Ummi melihat Ngki Dading dalam keadaan sehat, hepi. Dan tiba-tiba sore tadi berita duka itu datang.

Kita doain Ngki Dading ya, nak.. sebut namanya di setiap doa kita, berdampingan dengan Ngki Emon juga Mamang Fajar.

“Ngki, maaf ya, aa syahdan, ummi, sama ayahabi nggak jenguk Ngki waktu Ngki dirawat di RS kemarin. Maaf juga, nggak ikut takziyah juga nggak ikut anter Ngki ke Cirebon. Semoga lebaran tahun depan kami bisa ziarah ke makam Ngki ya. Makasih ya Ngki kemarin setelah aa lahir, Ngki sempetin datang ke RS.

Aa syahdan sayang sama Ngki Dading..”

Rawa badung, 05/08/2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s