(Judulnya apa ya?)

Standard

Malu hati saat tahu seperti apa akhlak para ulama terdahulu dalam menyikapi ejekaan atau hinaan orang lain terhadapnya. Malu hati saat tahu respon dari seorang ustadz yusuf mansyur yang diejek lantaran meminta masyarakat indonesia berdoa pada saat live di stasiun televisi, malah beliau mendoakan kebaikan untuk si pengejek.

Ah, aku tak ada apa apanya.

Kadang ingin marah. Kadang ingin berontak. Kadang ingin menyampaikan secara langsung pada anda pemimpin di tempat suami saya bekerja. Kalau semisal suami saya menolak perintah anda untuk tetap ‘bekerja’di hari sabtu atau minggu hanya karena harus mengantar istrinya hadir ke pengajian, kira-kira hal ini akan anda izinkan atau tidak ya?

Ah mungkin memang Allah ingin aku lebih sering mendoakannya.
Atau mungkin Allah ingin aku memperbaiki akhlakku.
Walaupun sih ya, tak sejahat as sisi atau fir’aun atau siapa lagi ya?

Ya suwlah,
Bisa jadi kita liqonya webinar aja kali ya?
Kayak orang orang pada umumnya, yang sudah familiar dengan kata webinar. Atau kulwap.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s